JCWF 2026 Hadirkan Healing Berbasis Budaya, Jogja Jadi Destinasi Cultural Wellness
YOGYAKARTA, KEDAULATAN RAKYAT - Suasana healing dan kehangatan budaya menyelimuti Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 di Loman Park Hotel, Yogyakarta. Festival yang berlangsung sejak Jumat (6/11/2026) hingga Minggu (8/11/2026) itu mengajak pengunjung untuk kembali terhubung dengan diri sendiri, alam, dan kekayaan budaya lokal.
Mengusung tema “RECONNECT: Reconnecting People, Culture & Wellbeing,” JCWF 2026 memadukan praktik wellness modern dengan kearifan budaya Yogyakarta. Pengunjung dapat menikmati beragam pengalaman, mulai dari yoga, meditasi, sound healing, terapi seni, hingga lokakarya jamu dan kuliner sehat.
Momen Pembukaan yang Bermakna
Pembukaan JCWF 2026 pada Jumat malam menjadi momen yang hangat sekaligus bermakna. Wakil Menteri Pariwisata turut menyeruput air hujan sebagai salah satu simbol healing yang erat dengan budaya dan alam.
Momen sederhana itu menyampaikan pesan bahwa kesejahteraan tidak selalu harus datang dari hal yang rumit. Kadang, ia dapat dimulai dari menghargai alam, merawat tradisi, dan kembali peka terhadap lingkungan sekitar.
Suasana pembukaan juga semakin hidup dengan kehadiran Gusti Kanjeng Ratu Bendara, yang mencoba Elemental Resonance Sound yang dibawakan oleh Catur Hari Wijaya dan Anna Wijaya. Melalui getaran dan bunyi, sesi tersebut mengajak peserta untuk merelaksasi tubuh, menenangkan pikiran, serta membangun koneksi yang lebih dalam dengan diri sendiri.
Belum Berakhir, Masih Bisa Ikut Serta
Bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, keseruan JCWF 2026 belum berakhir. Pada Minggu (8/11), berbagai program masih dapat diikuti mulai pukul 07.00 WIB hingga Closing Ceremony pada sore hari di Loman Park Hotel.
Pengunjung dapat menjelajahi lima zona pengalaman utama, yaitu Mind & Body, Healing & Therapy, Nature Connection, Creative Expression, dan Culinary Wellness. Aktivitas yang tersedia mencakup yoga, meditasi, sound healing, terapi seni, lokakarya jamu, hingga kuliner sehat.
89 Program, 97 Komunitas
JCWF 2026 menghadirkan 89 program terjadwal, melibatkan 97 komunitas dan mitra terkurasi, 65 praktisi wellness, serta 32 peserta Wellness Artisan Market. Sebanyak 16 program dapat diikuti tanpa biaya.
Program tersebut terbagi ke dalam enam tema besar: Breathwork Mindful Movement, Meditation and Sound Healing, Spiritual and Energy Healing, Mental Health and Emotional Well-being, Art Therapy, serta Healthy Food and Herbal.
Jogja Sebagai Destinasi Cultural Wellness
JCWF 2026 bukan hanya festival wellness, tetapi juga upaya memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi cultural wellness di Indonesia. Festival yang diinisiasi Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Daerah Istimewa Yogyakarta ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan komunitas, dan mendorong pariwisata berkelanjutan.
Bagi wisatawan, JCWF menjadi ruang untuk merasakan Jogja tidak hanya sebagai kota budaya, tetapi juga sebagai destinasi yang menawarkan ketenangan, kesehatan, dan pengalaman yang bermakna.

Komentar
Posting Komentar