Wisata Gunungkidul Tidak Hanya Wisata Pantai Namun Juga Wisata Sejarah Sejak Megalitikum: Sokoliman

Wisata Situs Sokoliman di Gunungkidul, destinasi peninggalan zaman megalitik
Situs Sokoliman di Gunungkidul. (Foto: Eka Riyadini)

GUNUNGKIDUL (KR) - Berbicara mengenai destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, masyarakat umumnya langsung terbayang dengan keindahan deretan pantai selatan, susur gua, maupun eksotisme kawasan karst. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, wilayah ini menyimpan potensi wisata edukasi dan sejarah yang telah ada sejak zaman megalitik. Salah satu destinasi prasejarah yang patut dikunjungi adalah Wisata Sokoliman.

Situs Sokoliman Kini Berstatus Cagar Budaya

Situs Penampungan Sokoliman kini telah resmi berstatus sebagai salah satu cagar budaya. Untuk menjaga kelestariannya, pengelolaan dan perawatan situs peninggalan masa lampau ini mendapat dukungan penuh dan didanai oleh Dana Keistimewaan (Danais).

Berdiri di Atas Sultan Ground dan Tanah Kas Desa

Perwakilan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Gunungkidul, Ary Fitriana, menjelaskan bahwa intervensi pemerintah di kawasan wisata sejarah ini memiliki visi yang lebih luas. "Jadi tujuan utama itu tentu saja untuk pelestarian budaya dan lingkungan," terangnya.

Ary memaparkan bahwa situs prasejarah tersebut berada di atas tanah yang memiliki nilai historis dan keistimewaan tersendiri bagi DIY. "Karena itu merupakan kawasan dari SG (Sultan Ground) dan TKD (Tanah Kas Desa) yang di Gunungkidul yang ada tiga di situ, yaitu di Sokoliman, di Gunungsewu, dan juga di Pansela," jelas Ary.

Pelestarian Budaya dan Pengendalian Tata Ruang

Selain untuk mempertahankan warisan nenek moyang, perhatian terhadap kawasan cagar budaya ini juga berfungsi vital sebagai aspek pengendalian tata ruang daerah. Tanpa adanya pengelolaan yang terstruktur dan dilindungi oleh regulasi, ancaman kerusakan lingkungan akan semakin nyata.

"Karena kalau tidak dikendalikan, juga nanti kelestarian alam itu tidak terjaga," pungkas Ary.

Saksi Peradaban Megalitik di Tengah Modernisasi

Dengan penataan yang semakin baik berkat dukungan Danais, Situs Sokoliman kini tidak hanya berdiri sebagai monumen batu mati, melainkan menjadi saksi bisu peradaban megalitik yang kelestarian alam dan budayanya tetap terjaga utuh di tengah modernisasi Gunungkidul.

Komentar

Berita Populer

Perbandingan Motor Listrik dan Motor Bensin Jogja-Kebumen

Rayakan Hari Patah Hati, Ribuan Penonton Larut dalam Kemeriahan Veteran Cup 2026