Berburu Buku Sambil Napak Tilas Sejarah Jogja, Ini yang Ada di Jogja Book Fair 2026


YOGYA - Ingin berburu buku dengan harga menarik sekaligus menyusuri jejak sejarah Yogyakarta? Jogja Book Fair (JBF) 2026 menawarkan keduanya dalam satu ruang. 

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, Jogja Book Fair 2026 kembali hadir di Halaman Grhatama Pustaka, Yogyakarta. Digelar selama 11 hari, mulai 29 Agustus hingga 8 September 2026, ajang ini melibatkan 119 penerbit nasional dan menghadirkan sekitar 85 program acara.

Mengusung tema “Jangkah” dengan tagline “Membumikan Literasi, Merawat Memori”, JBF 2026 tidak hanya menghadirkan bazar buku. Pengunjung juga diajak menikmati rangkaian kegiatan literasi, budaya, hingga pameran arsip daerah. 

Kolaborasi antara Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY dengan dukungan Dana Keistimewaan (Danais) tersebut menghadirkan konsep yang lebih luas. Buku dan arsip dipertemukan sebagai bagian dari upaya mendekatkan masyarakat dengan literasi sekaligus memori sejarah daerah. 

Dari Berburu Buku hingga Menjawab Kuis tentang Jogja 

Bagi pengunjung, bazar buku tetap menjadi daya tarik utama. Namun, pengalaman di JBF 2026 tidak berhenti pada aktivitas memilih dan membeli buku. 

Sebanyak 85 program pendukung disiapkan, mulai dari bedah buku, talkshow, bincang literasi hingga berbagai lomba. Beragam kegiatan tersebut membuat JBF berkembang menjadi ruang interaksi antara pembaca, penerbit, penulis, komunitas, dan masyarakat.

Hal menarik lainnya adalah hadirnya Pameran Arsip Daerah Yogyakarta yang menjadi bagian dari kolaborasi JBF 2026.

Koordinator pendukung JBF 2026, Retno, menjelaskan kolaborasi tersebut menjadi salah satu pembeda penyelenggaraan tahun ini. Kerja sama antara IKAPI DIY dan pihak perpustakaan daerah kemudian dikembangkan melalui dukungan Danais hingga melahirkan konsep JBF 2026 X Pameran Arsip.


Di area pameran arsip, pengunjung dapat menemukan beragam informasi mengenai perjalanan sejarah Kota Yogyakarta. Salah satunya adalah informasi mengenai media yang pernah merekam berbagai peristiwa bersejarah, termasuk Kedaulatan Rakyat.

Pameran juga menyajikan informasi mengenai daerah-daerah di DIY serta sejumlah tokoh seni rupa Yogyakarta. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengalaman membaca buku, tetapi juga diajak mengenali kembali jejak sejarah dan kebudayaan daerah.

Tak berhenti di sana, terdapat pula QR Code berisi permainan atau kuis seputar Yogyakarta. Pengunjung yang mampu menjawab pertanyaan dan mencapai skor sesuai ketentuan berkesempatan memperoleh hadiah selama persediaan masih tersedia. 

Ada Pasar Kuliner, Pengunjung Tak Perlu Khawatir Lapar 

JBF 2026 juga memberi ruang bagi pelaku UMKM melalui pasar kuliner. Beragam makanan dan minuman tersedia, mulai dari kuliner khas daerah hingga makanan kekinian.

Kehadiran tenant UMKM membuat pengalaman berkunjung ke JBF semakin lengkap. Setelah berburu buku atau menjelajahi pameran arsip, pengunjung dapat menikmati beragam pilihan kuliner di lokasi.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa pameran buku kini dapat berkembang menjadi ruang publik yang mempertemukan berbagai aktivitas. Literasi tidak hanya berlangsung melalui buku, tetapi juga melalui arsip, budaya, komunitas, workshop, dan interaksi langsung dengan masyarakat.

JBF 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa buku dan arsip dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal kembali Yogyakarta. Pengunjung bukan hanya pulang membawa buku, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenal sejarah dan memori daerah.

Dengan jam operasional 08.00–22.00 WIB, Jogja Book Fair 2026 menjadi salah satu agenda literasi yang menarik untuk dikunjungi hingga 8 September mendatang. Bagi pencinta buku, pegiat literasi, keluarga, maupun masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Yogyakarta, JBF 2026 menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar bazar buku.




Komentar

Berita Populer

Wisata Gunungkidul Tidak Hanya Wisata Pantai Namun Juga Wisata Sejarah Sejak Megalitikum: Sokoliman

Perbandingan Motor Listrik dan Motor Bensin Jogja-Kebumen

Rayakan Hari Patah Hati, Ribuan Penonton Larut dalam Kemeriahan Veteran Cup 2026